Blog membahas tentang wisata menarik dan tips traveling.

Translate

Blue Fire Indonesia Punya Gunung Ijen

Perbatasan provinsi Jawa Timur yaitu kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso memiliki fenomena alam terlangka yang hanya terdapat di Islandia dan Indonesia. Fenomena tersebut berupa “Blue Fire” dapat dijumpai kawasan kawah Ijen yang berada di Gunung Ijen. Salah satu gunung berapi dengan letusan terakhir pada tahun 1999 serta ketinggian 2.443 mdpl.

Salah satu destinasi terkenal bagi wisatawan lokal berasal Indonesia maupun turis mancanegara. Tidak hanya dengan keindahan yang dimiliki ijen namun aktivitas pekerja penambang belerang menjadi daya tarik sendiri selama berada di kawasan gunung ijen. Penambang belerang beraktivitas setiap hari dan menjadikan pekerjaan ini sebagai biaya hidup. 

Tidak hanya belerang diambil dan dikumpulkan kepada pengumpul lalu mendapatkan upah namun bagi penambang berelang yang memiliki kreativitas menyihir bongkahan berelang menjadi kerajinan seni berbahan dasar belerang asli dari kawah ijen sebagai meraup keuntungan menjual kepada wisatawan datang.
Wisata gunung ijen berawal dari tempat istirahat kaki gunung yang berjejaran warung kopi dan makanan. Pada tempat ini kita dapat melakukan pemarkiran kendaraan dan istirahat sebelum berangkat mulai pendakian. Tidak jauh dari parkiran dibukanya tempat registrasi masuk dan sebagai titik awal menuju puncak serta menikmati kawah ijen dengan blue fire. 

Fasilitas yang dimiliki sebelum berangkat mendaki tergolong baik karena penjual makanan dan minuman tersedia banyak, penjualan atribut mendaki seperti sarung tangan, topi kupluk juga tersedia dan bagian yang penting fasilitas umum seperti toilet jangan khawatir karena tersedia walaupun tidak sebagus toilet hotel.
Trek perjalananannya sangat memanjakan pendaki karena jalan yang bagus dan jarak tidak terlalu jauh. Jalan dari titik awal menuju pucak gunung ijen kita hanya menulusuri jalan dan lama kelaman akan menanjak keatas demi mencapai pucak gunung ijen. 

Keadaan pendakian bisa disertakan guide maupun tidak karena jalan menuju puncak sangat jelas dengan panduan arah jalan serta kecil kemungkinan pendaki mengalami tersesat, selain penunjuk arah tersedia juga jumlah wisatawan yang tidak sedikit menjadikan kita untuk bisa bersama-sama dalam menanklukan gunung ijen.
Waktu perjalan menuju puncak ijen ialah sekitar 3 jam pada keadaan normal. Jarak yang sekitar 3 kilometer dari pos registrasi menjadi kawasan ini sebagai trekking yang bisa dilakukan oleh semua kelompok anak-anak, dewasa, perempuan, dan pria. 

Jarak puncak ijen dengan kawah akan menuruni bebatuan terjal sekitar 250 meter. Perjalanan waktu awal melakukan pendakian baiknya awal pagi setelah dibuka pos registrasi sekitar jam 1 pagi maupun jam 2 pagi, lebih awal lebih baik karena waktu untuk melihat tujuan utama “blue fire lebih panjang.

Blue Fire terdapat dikawah ijen, setelah sampai puncak ijen kita dapat istirahat untuk melihat dari pucak gunung maupun melihat langsung dengan jarak pandang sekitar 2 meter. Dalam keadaan fisik prima dan bukan anak-anak melihat blue fire lebih dekat menjadi sebuah kepuasan setelah usaha naik ke puncak dan turun menuju kawah. 

Menuju kawah ijen langsung perlu usaha ekstra karena diawal turun kita harus bergantian dengan pengunjung lain untuk menuruni bebatuan. Penurunan yang tidak hati-hati akan mengakibatkan kehilangan nyawa karena jatuh dari ketinggian beberapa meter dan disambut dengan batu besar diarea kawah. 

Kita seorang pendaki juga harus berbagi jalan buat penambang belerang yang lalu lalang karena mereka memiliki beban berat melebihi pendaki. Keberuntungan juga jadi faktor bagi pendaki ingin menuju area wisata gunung ijen apabila hujan maka perjalanan akan melawati jalan becek dan licin. 

Pada keadaan tidak bersahabat kawah ijen akan mengeluarkan asap belereng yang dapat menyesakan dada bagi mereka yang belum terbiasa. Pada masalah kapan sebaiknya melakukan pendakian ialah hindari musim hujan.
Persiapan menuju kawasan ijen sama dengan peralatan pendakian gunung grade 1 (memerlukan waktu beberapa jam) seperti pakaian lengkap pendaki, jaket, topi kupluk, sarung tangan, sepatu, tas kecil, cemilan dan kebutuhan pribadi. 

Kebutuhan khusus jika memasuki kawasan kawah ijen disarankan menggunakan masker tahan asap atau minimal buff (tidak disarankan) yang berfungsi menghindari asap belerang dan kaca mata sejenis kacamata renang bening jelas melihat pandangan mata tetapi menghindari iritasi mata akibat paparan asap. 

Kondisi fisik juga menentukan dalam maslah pendakian maupun penurunan menuju kawah. Jangan lupa berhati-hati saat melangkah dan jadilah keselamatan kita untuk menyelamatkan orang lain.

Biaya Tiket Pendakian Masuk Ijen
1.     Wisatawan domestik (harga bisa berubah sewaktu-waktu)
Hari biasa sekitar Rp. 5 ribu
Hari liburan sekitar Rp. 7 ribu
2.     Turis (harga bisa berubah sewaktu-waktu)
Hari biasa sekitar Rp. 100 ribu
Hari liburan sekitar Rp. 150 ribu
3.     Dan biaya-biaya masuk kawasan, parkir yang tidak terlalu memeberatkan
4.     Jika kunjungan bersifat komersial maka harus melaporkan pada bagian pengurus kawasan ijen karena memiliki biaya administrasi yang berbeda dibandingkan pendaki biasa.

Related : Blue Fire Indonesia Punya Gunung Ijen

0 Komentar untuk "Blue Fire Indonesia Punya Gunung Ijen"



Dilarang komentar backlink dan spam
Jadilah komentator baik dan benar sesuai kaedah Blogger